Sabtu, 17 Desember 2011

warna hidup kita: Mars SMPN Binaan Khusus, Dumai

warna hidup kita: Mars SMPN Binaan Khusus, Dumai: SMP Negeri Binaan Khusus Mengembangkan budaya melayu berprestasi disegala bidang menjulang harapan kota Dumai Smp Negeri Binaan Khusus ...

Mars SMPN Binaan Khusus, Dumai

SMP Negeri Binaan Khusus
Mengembangkan budaya melayu
berprestasi disegala bidang
menjulang harapan kota Dumai

Smp Negeri Binaan Khusus
Unggul di dalam pendidikan
berprestasi di segala bidang
menjadi impian kota Dumai

Semerbak mewangi dikota dumai
mengharumkan nama bangsa Indonesia
dengan pendidikan yang berkualitas
bersama.... Abadi... Slamanya...
Selamanya...

Shalat Gerhana ;)

Menurut salah satu sumber berita perkiraan waktu gerhana dari astronomical almanac yaitu pada pukul 18.33 bulan memasuki penumbra bumi akan tampak dari bumi cahaya bulan melemah. Jika langit cerah, samar-samar dapat terlihat bayangan gelap di permukaan bulan. Pukul 19.45 bulan memasuki umbra bumi, bulan tampak terpotong, pukul 21.06 bulan seluruhnya masuk ke dalam umbra bumi, tampak bulan berwarna kemerahan, pukul 21.33 bulan berada di tengah perjalanan melintasi umbra bumi, ini puncak gerhana, tampak bulan berwarna kemerahan, pukul 21.57 bulan mulai keluar dari umbra bumi, bulan tampak terpotong, pukul 23.18 bulan seluruhnya keluar dari umbra bumi, bulan tampak bulat utuh lagi, dan pukul 00.29 bulan keluar dari penumbra bumi tampak cahaya bulan terang seperti purnama pada biasanya.

 إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا
 وَتَصَدَّقُوا
”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044) / muslim.or.id
:D
semoga bermanfaat, wallahu a'lam

penyebab ANEMIA

Anemia adalah kondisi di mana darah Anda memiliki jumlah sel darah merah di bawah normal. Kurangnya sel darah merah ini biasanya diindikasikan oleh hitungan hemoglobin yang lebih rendah dari norma.
Hemoglobin adalah unsur utama penyusun sel darah merah yang merupakan protein kaya zat besi dan berfungsi membantu sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Bila jumlah hemoglobin Anda sedikit, sel-sel tubuh Anda akan kekurangan oksigen. Anda akan merasa lelah, lemas dan gejala anemia lainnya. Anemia parah dan menahun (kurang dari 5 g/dl) dapat mengakibatkan kerusakan jantung, otak dan organ tubuh lain. Anemia yang sangat parah  bahkan dapat menyebabkan kematian.

fakta minum sambil berdiri ^_^

nabi muhammad saw menganjurkan kita umatnya untuk minum sesuai dengan adabnya, yaitu minum sambil duduk. mengapa? banyak dikalangan kita yang minum sambil berdiri bahkan sambil berjalan.
mari kita hubungkan ISLAM dengan SAINS. ternyata, saat kita duduk, alat penyaring dalam tubuh kita akan terbuka, jadi minuman akan tersaring.
bagaimana jika sambil berdiri?
maka, alat penyaring tersebut akan tertutup. jadi, minuman akan masuk tanpa melalui proses penyaringan yang akan menghasilkan endapan. endapan ini natinya akan menghambat proses di dalam tubuh dan berakibat fatal untuk tubuh kita,

masih maukah anda minum berdiri ? :p

FADHILAH (KEUTAMAAN) SHALAT BERJAMA'AH DARI PERSPEKTIF ISLAM DAN SAINS


Shalat berjama'ah adalah salah satu syiar agung umat Islam. Ada 2 pendapat ulama yang terkuat mengenai hukum shalat berjama'ah, yaitu sebagian ulama menetapkan hukum wajib sedangkan sebagian yg lain menetapkannya sebagai sunat muakkad, bagi kaum laki-laki. Dalil-dalil yang menganjurkan shalat berjama'ah terdapat dlm Kitabullah dan as-Sunah, serta amalan kaum muslimin dari zaman Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam hingga sekarang. Sedangkan bagi wanita, lebih utama bagi mereka untuk shalat di rumah-rumah mereka. Akan tetapi dibolehkan bagi mereka shalat berjama'ah di masjid jika akan mendatangkan kebaikan dan dapat terjaga dari fitnah.

Ayat al-Qur'an "Warka'uu ma'ar raaki'iin" yang berarti "Rukuklah bersama orang-orang yang rukuk" merupakan perintah untuk shalat bersama manusia secara berjama'ah. Simaklah apa yang dituturkan oleh seorang sahabat yang mulia, Abdullah bin Mas'ud radhiallaahu 'anhu: "Sungguh aku telah melihat keadaan kami (yaitu keadaan para shahabat)! Tidaklah ada yang meninggalkan shalat berjama'ah (di masjid) kecuali orang munafik yang jelas kemunafikannya; atau orang yang sakit. Jika ia seorang yang sakit, tentu ia bisa berjalan dengan dipapah oleh dua orang sehingga dia bisa mendatangi shalat berjama'ah. Sesungguhnya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam telah mengajarkan kepada kita 'sunnah-sunnah huda' (=ajaran agama). Dan di antara sunnah-sunnah huda tersebut adalah shalat berjama'ah di masjid yang di dalamnya dikumandangkan adzan" (HR. Muslim).

Sebuah hadits Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam mengenai keutamaan shalat berjama'ah adalah: "Shalat berjamaah lebih tinggi 27 derajat daripada shalat sendirian" (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari perspektif sains, ternyata shalat berjama'ah juga memiliki fadhilah (keutamaan). Hal itu sedang dikaji secara serius oleh beberapa saintis muslim di beberapa negara, seperti tercatat dilakukan oleh beberapa saintis di Indonesia, Malaysia, dan Jepang. Di Malaysia, beberapa peneliti (researcher) dari Universiti Malaya (UM), Kuala Lumpur, Malaysia, yang terdiri dari Prof. Madya Dr. Fatimah Ibrahim dan Prof. Dr. Wan Abu Bakar Wan Abas (Professor di Dept of Biomedical Engineering, Faculty of Engineering), telah menghasilkan sebuah hasil riset yang mengagumkan (meskipun riset mengenai ini masih terus dijalankan).

Menurut hasil kajian yang alhamdulillah penulis berkesempatan menghadiri presentasi mengenai hal ini di Universiti Kebangsaan Malaysia pada tgl 14 Maret 2010 yg lalu, Shalat berjama'ah ternyata mendatangkan kebaikan dari perspektif sains, terutama dari segi kesehatan. Selama berlangsung shalat berjama'ah, akan terjadi transfer ion-ion dalam tubuh di antara makmum-makmum yang berdekatan. Transfer ion-ion ini diperlukan agar terjadi keseimbangan ion tubuh, sehingga badan akan menjadi lebih sehat dan fit. Oleh karena itu, dalam shalat berjama'ah kita dianjurkan untuk menyusun shaf bukan hanya lurus, tapi juga rapat, yaitu bersentuhan bahu dan tumit di antara para makmum yang berdekatan.

Wallahu a'lam.